Saturday, February 22, 2014

INFO CPNS : CPNS 2014 KEMUNGKINAN DIPERCEPAT BULAN MARET


CPNS 2014 KEMUNGKINAN DIPERCEPAT BULAN MARET


Informasi penerimaan CPNS tahun 2014 akan segera di mulai, hal ini menjadi kabar baik bagi Anda yang lama mengidam-idamkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, pada tahun 2014 ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan melaksanakan perekrutan PNS2014 lebih cepat dari tahun lalu. Bahkan diperkirakan, pendaftaran CPNS segera dibuka pada bulan ketiga.

"Tahun ini kami buka. Pendaftarannya mulai Maret, ini kami percepat," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar, usai melakukan penandatanganan komitmen bersama peningkatan akuntabilitas bersama Presiden SBY, Wakil Presiden Boediono, dan beberapa menteri di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rabu (22/1/2014).

Azwar mengimbuhkan, selain pembukaan pendaftaran yang lebih dini, ujian Informasi penerimaan CPNS juga akan dipercepat. Tahun lalu, ujian dihelat pada akhir tahun. Dia memperkirakan, ujian CPNS 2014 dapat digelar menjelang atau pasca pemilu presiden.

"Kami usahakan ujiannya Juni atau Juli, sebelum atau sesudah pilpres. Kira-kira itulah," imbuhnya.

Lowongan CPNS Bayolali 2014 Diusulkan Formasi Guru dan Kesehatan


Lowongan CPNS Bayolali 2014 Diusulkan Formasi Guru dan Kesehatan

Lowongan CPNS Bayolali 2014 : Pada penerimaan CPNS 2014 tahun ini kembali Pemerintah Kabupaten Bayolali Provinsi Jawa Tengah mengajukan formasi penerimaan CPNS kepada pemerintah pusat. Diajukannya usulan formasi CPNS tersebut dengan mempertimbangkan tingginya kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Boyolali. Terlebih dengan diberlakukannya moratorium rekrutmen CPNS oleh pemerintah pusat selama enam tahun terakhir.

Namun saat ini belum diketahui jumlah rinci formasi CPNS yang diusulkan BKD Bayolali tahun ini. Hal itu mengingat pendataan untuk kebutuhan pegawai masih berlangsung. Terlebih mulai tahun ini juga Undang-undang (UU) No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). UU tersebut salah satunya mengatur tentang batas usia pensiun (BUP) dan masa tugas pegawai negeri sipil (PNS) yang diperpanjang sesuai ketentuan masing-masing tingkat eselon.

“Tahun ini kami tetap mengajukan usulan formasi CPNS untuk memenuhi kebutuhan pegawai di Boyolali, terutama untuk bidang kesehatan dan bidang pendidikan, khususnya guru,” ujar kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali, Karsino seperti diberitakan Solo Pos (17/2).

Thursday, February 20, 2014

INFO CPNS 2014: Pengumuman CPNS K2 Kemdikbud dan Kemenang Belum Muncul di cpns.menpan.go.id

Pengumuman CPNS K2 Kemdikbud dan Kemenang Belum Muncul di cpns.menpan.go.id


Sampai hari ini, Rabu (19/2/2014) pengumuman hasil CPNS untuk Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)belum keluar, meskipun pengumuman CPNS honorer K2 sudah lebih dari sepekan, akan tetapi nama peserta yang dinyatakan lolos di dua kementerian tersebut belum bisa dicek di situs cpns.menpan.go.id.

Jika dilihat dari daftar resmi dari BKN disebutkan bahwa jumlah Honorer K2 untuk kemenang mencapi 58.907 orang, dimana dari jumlah tersebut tersebar diberbagai formasi baik itu di kantor pusat atau di daerah-daerah, formasi tersebut mulai dari tenaga administrasi, guru, dan dosen.

Jumlah ini hampir sama dengan jumlah honorer K2 di lingkungan Kemendikbud dimana menurut data dari BKN jumlahnya mencapai 5.504 orang dengan posisi yang beragam, mulai dari pegawai teknik, tenaga administrasi sampai dengan guru dan dosen.

Selain Kemendikbud dan Kemenang yang mempunyai pegawai honorer dengan jumlah yang besar adalah Kementerian Pekerjaan Umum dengan jumlah 4.498 orang.

Menurut keterangan dari Herman Suryatman yang merupakan Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) mengatakan bahawa penetapan tenaga honore kemendikbud dan kemenag sampai saat ini masih dalam proses.

Herman menuturkan bahwa penetapan pengangkatan tenaga honorer K-2 di Kemenag dan Kemendikbud membutuhkan perlakuan khusus. Sebab jumlah tenaga honorer K-2 di dua institusi itu sangat besar.

Herman menjelaskan bahwa penetapan kelulusan di kedua intansi tadi tidak bisa dijalankan murni berdasarkan otomatisasi pengolahan oleh komputer.
“Tetapi juga perlu dilakukan upaya afirmatif,” tandasnya. Misalnya tenaga honorer K-2 yang berada di unit kerja di daerah terpencil mendapatkan nilai tambahan. Tenaga honorer dengan usia yang hampir pensiun, juga mendapatkan nilai tambahan.

Dengan sistem ini, Kemen PAN-RB tidak ingin pengangkatan honorer K-2 menjadi CPNS di lingkungan Kemenag dan Kemendikbud menumpuk di perkotaan saja.

Herman menuturkan panitia seleksi tidak berniat untuk mengulur-ulur waktu pengumuman atau publikasi pengangkatan. Akan tetapi panitia harus melakukan pengecekan ulang untuk validitasi. Dia juga berharap tenaga honorer K-2 di Kemenag dan Kemendikbud atau di instansi pusat lainnya, bersabar.

“Patokannya pengumuman resmi dari Kemen PAN-RB atau pihak lain yang bekerjasama secara resmi. Hati-hati praktek penipuan,” jelas dia.
Hingga kemarin, Panselnas sudah mengumumkan pengangkatan tenaga honorer K-2 menjadi CPNS untuk 29 instansi pusat. Instansi terbaru yang sudah bisa dilihat hasilnya adalah, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Kemudian di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemen Parekraf). Selainitu juga di Badan Pusat Statistik (BPS), BKKBN, serta Sekjen KPU. Sebelumnya sudah ada 16 instansi pusat yang sudah dikeluarkan pengumuman pengangkatan CPNS-nya.

Buat anda yang belum melakukan pengecekan pengumuman CPNS K2 berikut ini beberapa link alternative untuk melihat nama peserta tenaga honorer kategori 2 yang dinyatakan lolos sebagai CPNS.

aktualpost.com/cpns-k2
cpns.menpan.go.id
sscn.bkn.go.id
cpns.liputan6.com
Cpns2013.jpnn.com

INFO CPNS 2014: Seleksi Penerimaan CPNS 2014 Diharapkan Memprioritaskan Honorer


Seleksi Penerimaan CPNS 2014 Diharapkan Memprioritaskan Honorer


CPNS Honorer 2014 – Seleksi penerimaan CPNS untuk tahun 2014 sudah dipastikan digelar. Walaupun ada agenda pemerintah yang lebih besar yakni pemilu presiden dan legislatif, kemungkinan Seleksi CPNS akan dipercepat.

Para tenaga honorer kategori dua (K2) yang gagal diterima CPNS 2013, masih menaruh harapan untuk bisa menyandang status menjadi PNS. Meski pemerintah berkali-kali menyatakan bahwa ke depan sudah tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, para honorer tidak patah arang.

Mereka berharap, pada seleksi CPNS 2014, tetap memberikan prioritas untuk tenaga honorer. Ketua Komunitas Tenaga Sukwan Indonesia (KTSI) Kabupaten Pangandaran Nurhidayat misalnya.
Dia menyambut gembira rencana usulan kuota 3.000 CPNS untuk Kabupaten Pangandaranpada seleksi CPNS 2014.

“Walaupun baru usulan tapi setidaknya ada harapan, mudah- mudahan bisa disetujui dan diterima oleh KemenPAN-RB,” ungkapnya. Nurhidayat berharap, seleksi CPNS 2014 memprioritaskan honorer untuk menjadi PNS.

INFO CPNS 2014: Formasi Penerimaan CPNS 2014 Kabupaten Sleman Diusulkan


Formasi Penerimaan CPNS 2014 Kabupaten Sleman Diusulkan


CPNS 2014 Kabupaten Sleman : Meskipun Kabupaten Sleman provinsi DI Yogyakarta dibayang-bayangi moratorium PNS akibat penggunaan belanja pegawai yang melebihi 50 persen dari anggaran daerah, namun pemkab Sleman tetap mengusulkan formasi lowongan CPNS tahun 2014. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman Iswoyo Hadiwarno, Jumat (07/02) seperti diberitakan pada media online Tribun.

Ia mengatakan pengusulan formasi CPNS merupakan kewajiban bagi setiap daerah. Akan tetapi untuk realisasi jumlah formasi, sepenuhnya ditentukan oleh pusat.

“Pengajuan formasi CPNS ke pusat merupakan kewajiban pemkab, tiap tahun. akan tetapi penentuan jumlahnya, pusat yang menentukan. Kita tidak bisa intervensi,” ungkapnya ketika ditemui Tribun.

Lebih lanjut Iswoyo belum bisa mengungkapkan berapa jumlah formasi CPNS 2014 kabupaten Sleman yang akan diajukan. Dirinya hanya mengatakan bahwa penyusunan jumlah tersebut berasal dari SKPD bersangkutan, yang kemudian disetor pada BKD.

“Kami masih menunggu data dari SKPD bersangkuta, yang kemudian akan disetorkan kepada kita untuk kemudian di setorkan ke pusat,” terangnya.

Dalam catatanya, Sleman kekurangan sekitar 1000 pegawai dimana 459 diantaranya berasal dari profesi guru. Saat ini jumlah PNS di Sleman diperkirakan mencapai angka 11. 892 dari kebutuhan ideal yang mencapai 12.000. (Tribun).

Lulus Pengumuman K-II, Belum Tentu Diangkat Jadi CPNS


Lulus Pengumuman K-II, Belum Tentu Diangkat Jadi CPNS

Meskipun pengumuman kelulusan tenaga honorer kategori dua belum berakhir, namun reaksi dari peserta, terutama yang tidak lulus mulai mengalir. Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah banyaknya peserta yang lulus merupakan tenaga honorer yang masuk pasca tahun 2005.
Hal itu tidak sesuai kriteria yang ditetapkan dalam PP No. 56/2012 tentang Perubahan Kedua atas PP No. 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer. Karena itu, Panitia Seleksi CPNS akan terus mengawal proses pemberkasannya, sehingga Nomor Induk Pegawai (NIP)-nya tidak akan keluar.

Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja mengegaskan, pemerintah akan bertindak tegas dalam menangani kasus seperti itu. “Silakan saudara menyampaikan data-data yang valid, kalau ada peserta yang lulus ternyata tidak memenuhi kriteria,” ujarnya saat menerima audiensi tenaga honorer kategori II dari Kabupaten Sumedang, yang didampingi oleh Bupati Sumedang Ade Irawan.

Pasca pengumuman K-II Provinsi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang, muncul sejumlah dugaan bahwa banyak peserta yang masuk sebagai honorer kategori II dan mengikuti tes, namun masuknya sesudah Januari tahun 2005. Padahal, menurut ketentuan, tenaga honorer adalah mereka yang sudah bekerja minimal satu tahun pada bulan Januari 2005.

Setiawan yang didampingi Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemeneterian PANRb Herman Suryatman mengatakan, dari lembar jawab komputer (LJK) yang diolah, Panselnas tidak dapat mendeteksi data sampai sedetail itu. “Data itu merupakan usulan dari daerah,” ujarnya.

Namun pemerintah tidak akan gegabah dalam pengangkatan seseorang menjadi CPNS, khususnya dari tenaga honorer kategori 2. Jangan sampai yang tidak berhak malah melenggang, dan lolos menjadi CPNS. Karena itu, dalam pemberkasan, menurut Setiawan, semua akan dapat diketahui, sejauh mana kebenarannya. “Kalau ternyata tidak sesuai ketentuan PP 56/2012, maka NIP-nya tidak akan dikeluarkan, dan batal menjadi CPNS,” tambahnya.

Namun Setiawan juga minta kepada pihak-pighak yang memiliki data valid, agar menyampaikannya ke BKD, Bupati, BKN, dan Kementerian PANRB.
Menanggapi hal itu, Bupati Sumedang langsung memutuskan akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri data-data yang tidak benar. “Saya akan segera membentuk Tim Investigasi,” ujarnya.

Terhadap sikap yang diambil Bupati Sumedang, Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mendukung. Hal seperti itu, dapat dilakukan juga oleh kepala daerah lain untuk menelusuri berbagai tindakan kecurangan.

Dengan adanya investigasi dan laporan yang masuk, diperkirakan akan banyak tenaga honorer K-2 yang lulus pada akhirnya dianulir. Persoalan berikutnya, apakah formasi yang kosong itu bisa diisi oleh tenaga honorer K-2 lain, yang memenuhi kriteria.

“Untuk yang ini, Panselnas akan membahas lebih lanjut,” ujar Herman saat menerima audiensi tenaga honorer K-2 dari Bandung, Cimahi, dan Lampung, sesaat setelah mendampingi Deputi SDM Aparatur menerima rombongan dari Sumedang. (ags/HUMAS MENPANRB)

INFO CPNS 2014: Daftar Nama Lulus CPNS Honorer K2 Sulsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, Banten


Daftar Nama Lulus CPNS Honorer K2 Sulsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, Banten


Daftar Nama CPNS Honorer Sulteng – Setelah vakum pada Sabtu dan Minggu (16/2), hari ini Panselnas mengumumkan kelulusan untuk honorer K2 dari lima provinsi. Kelima provinsi itu adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Banten.

“Lima provinsi itu diumumkan sore ini,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Herman Suryatman.

Seperti yang sudah-sudah, pengumuman itu juga mencakup honorer K2 dari pemrov di kelima provinsi dimaksud, dan juga pemkab/pemko yang ada di masing-masing provinsi.

Sebelumnya, Herman pernah menjelaskan, daerah yang diumumkan belakangan karena memerlukan waktu validasi data di dokumen peserta honorer K2 dari daerah tersebut.

Dikatakan, perlu ketelitian untuk melakukan validasi data usia atau tanggal lahir honorer K2.

Validasi data itu dianggap penting, karena penentuan kelulusan juga berdasar pertimbangan khusus alias afirmasi, antara lain dilihat dari masa kerja dan usia.


Untuk melihat Pengumuman CPNS, silakan buka :

atau

atau